Lakukan Ujian di Rumah Sakit, Lenita Siswa MAN 2 Bantul

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

Lenita Siswa MAN 2 Bantul Lakukan Ujian di Rumah SakitBantul (MAN 2 Bantul) – Perjuangan siswa  untuk menyelesaikan sekolahnya tidak semudah membalik telapak tangan. Diperlukan kerja keras, berpikir kuat untuk menghadapi berbagai bentuk ujian akhir sebagai persyaratan kelulusannya. Jika badan dalam keadaan sehat, soal yang secara maraton mereka hadapi akan dapat diselesaikan dengan baik. Namun jika seorang siswa tingkat akhir sedang dalam kondisi sakit saat jadwal ujian, maka harus mengikuti ujian susulan yang memerlukan proses yang tidak mudah juga apalagi ujiannya berbasis komputer yang tergantung pada server pusat.

Demikian dialami Lenita Alifatul Mutmainnah, salah satu siswa kelas XII MAN 2 Bantul yang mengalami sakit DBD sehingga harus opname di Rumah Sakit Nur Hidayah. Penyembuhan yang cukup lama mengakibatkan Lenita tidak bisa mengikuti UAMBNBK (Ujian Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer) untuk dua mata pelajaran yaitu Fikih dan SKI. Pada hari Kamis (12/3/2020) ia melaksanakan ujian susulan di rumah sakit untuk mata pelajaran fikih sesi 2 dilaksanakn pada pukul 09.30 – 11.00 WIB.

Lenita Siswa MAN 2 Bantul Lakukan Ujian di Rumah Sakit 1

Mendampingi dan memfasilitasi pelaksanaan ujian susulan khusus tersebut  Panitia Ujian H. Moh. Sukron, S.Pd. didampingi Proktor Ujian Joko Supriyanto, ST, MT dan teknisi Muh Burhan, ST. Ketiganya menjadi pendamping setia siswa yang sakit selama 1,5 jam mengerjakan soal melalui media laptop. Dengan penuh kesungguhan, Lenita mengerjakan soal yang dihadapi sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh proktor dan teknisi. Inilah bentuk perjuangan siswa menghadapi ujian akhir dan juga para guru MAN 2 Bantul sebagai Panitia yang telah melaksanakan tugas dengan baik. (edp)

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter