CPU Overload Website MAN SABA tidak bisa di akses

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

cpanelSedang asik-asiknya mengupdate dan merubah tampilan website MAN Sabdodadi ternyata ada yang aneh pada waktu itu, Website terasa berat di buka, sering ada eror 404 yang menandakan bahwa file yang di kehendaki tidak di temukan. Pada waktu itu kami dari tim ICT mengira bahwa ada script phpnya yang rusak ternyata kami utak-atik. kami backup data website dan kami coba di Local

cpanelSedang asik-asiknya mengupdate dan merubah tampilan website MAN Sabdodadi ternyata ada yang aneh pada waktu itu, Website terasa berat di buka, sering ada eror 404 yang menandakan bahwa file yang di kehendaki tidak di temukan. Pada waktu itu kami dari tim ICT mengira bahwa ada script phpnya yang rusak ternyata kami utak-atik. kami backup data website dan kami coba di Local komputer tidak ada masalah apapun artinya website dan containnya normal. Kemudian kami ping ke alamat mansaba.sch.id dari sini ada keanehan ping yang di dapat nilainya sangat besar diatas 1000ms , lumayan tuh buat beli es jeruk sudah dapet, he..he..he.. padahal kami menyewa hosting berada di Indonesia yang biasanya kami ping tidak lebih dari 32 ms replaynya....Berarti ini ada masalah dengan hosting kami sewa..kemudian kami menghubungi pengelola hosting lewat yahoo messengger setelah di cek ternyata di CPNEL kami prosesornya OVERLOAD dan dari pengelola mengatakan modul yang di pasang mohon di cek kembali.atau kalau perlu di disable..OK kami mengikuti saran pengelola..setelah kami disable banyak modul..ternyata tidak ada pengaruhnya..kemudian kami mempunyai solusi yaitu kami mencoba mensuspen website kami sementara, karena kami

mengasumsikan website kami sedang banyak pengunjung jadi CPU server Overload..setelah kami suspent websitenya yang jelas yang bisa mengakses website tersebut hanya kami sebagai pengelola web dan bisa di pastikan hanya 1 user yang bisa masuk, langsung kami uji coba. Kami membuka Cpanel dan membuka website kami secara bersamaan. Yang kami amati di Cpanel adalah Proses di CPU. kami klik salah satu link di website kami dan anehnya CPU di CPNEL kami langsung Overload lha ini kami langsung mencurigai Hosting kami bermasalah.Kami langsung melaporkan ke pihak pengelola Hosting..tapi jawabannya modul yang disable katanya tetap di upload di website..kami berfikir opo iyooo begitu..seharusnya tidak.. ,modul yang sudah dinonaktifkan di joomla ya jelas joomla tidak akan mengeksekusi, pada waktu itu kami agak alot berdebat dengan pihak pengelola karena kami merasa resourse prosesor kami di jatah sedikit karena di hosting tersebut usernya sudah over..tapi pihak pengelola modul di website kamilah yang menjadi masalah..daripada rame gak ada jluntrungnya..kami langsung membackup website kami dan mendelete semua website yang kami buat. kemudian kami menginstal CMS Wordpres..karena CMS Wordpres merupakan cms yang lebih ringan dari pada cms yang kami gunakan..setelah kami instal dan kami amati di CPANEL masalahnya masih sama saat diklik salah satu link langsung Overload prosesornya..baru kami laporkan di pihak pengelola..ini lho buktinya kalau resouse di hosting yang anda kelola sudah overload dan akhirnya kami disarankan pindah ke server singapura..kami OK saja..daripada website kami tidak bisa diakses. dan pada tanggal 28 Maret 2012 website kami beroperasi kembali walaupun masih dverload tapi tidak sesering yang kemarin..ya tidak apa-apalah, karena kami sedang mngikuti lomba website jadi mau tidak mau ya harus di gunakan..

Kami dapat sedikit Informasi tentang Hosting, silahkan anda baca

Apa itu cloud linux ?

Cloud Linux adalah sebuah sistem operasi berbayar berbasis CentOS. Yang membedakan sistem operasi ini dengan yang lainnya adalah adanya LVE.

Cloud linux membuat sebuah ruangan virtual untuk masing-masing akun / user cPanel dan mengijinkan admin sistem untuk membatasi jumlah resources pada masing-masing user. Iniah yang membedakannya dengan script sejenis PRM (Process Resource Monitor).

Mengapa cloud linux?

Di dalam server konvensional, tidak ada pembatasan resources untuk masing-masing user (user di sini adalah 1 akun cPanel, bukan 1 domain).

Masalah utama resources adalah dari penggunaan CPU, IO disk, query MySQL yang buruk dan script yang jalan lainnya. Sebelum cloud linux ada, hal ini seperti permainan antara kucing dan tikus. Admin sistem mendapat email pemberitahuan mengenai user yang menyebabkan server load, lalu ia login ke WHM dan segera mensuspend user tersebut.

User tidak nyaman karena disuspend. Admin sistem juga jadi kerja ekstra karena harus mensuspend user ckckck. Kucing VS Tikus!

Dengan adanya cloud linux, maka hal itu tidak  masih lagi terjadi. Jika 1 user menyebabkan load, maka tidak juga akan mempengaruhi resources secara keseluruhan lambat laun karena user tersebut akan terlimit oleh resources untuk dirinya sendiri. Sehingga tidak perlu disuspend, tetapi aksesnya/prosesnya akan jadi lemot atau bahkan muncul halaman error seperti berikut :

1. Internal Error 500

2. Gateway Timeout 504

3. Service Unavailable 503/508

Kalau Anda mendapatkan halaman error seperti itu, berarti resources yang Anda dapatkan sudah mentok.

Simulasi LVE

https://lh4.googleusercontent.com/_9W8681AXnyo/TdSJwawmzOI/AAAAAAAAAfA/fDfHcv_hiz4/s640/cl.png

Gambar kiri adalah OS konvensional dimana jika terjadi overload yang disebabkan oleh salah satu user, maka akan berefek pada keseluruhan server.

Sedang pada gambar kanan adalah gambar ilustrasi CloudLinux dengan LVE yang dibatasi berdasarkan ruang-ruang virtual. Sehingga semua user mendapat jatah resources maksimal yang sama dan apabila terjadi overload hanya akan berefek pada user itu sendiri.

LVE, singkatan dari Lightweight Virtual Environment, adalah pendorong dari teknologi CL (Cloud linux) ini. LVE, yang dikembangkan secara ekslusif oleh tim cloud linux, adalah sebuah teknologi level kernel yang menangani isolasi dan monitoring resource.

Jadi LVE menggabungkan bersama teknologi yang disediakan oleh modul Apache dan kernel linux.

LVE dan cPanel / WHM

CL  telah mengembangkan sebuah plugins yang dapat digunakan secara khusus untuk cPanel/ WHM. Instalasinya melalui yum. Plugin ini berguna untuk melihat resources secara akurat, dan juga untuk mengedit batasan LVE default dan individual.

https://lh5.googleusercontent.com/_9W8681AXnyo/TdSX6MJA_2I/AAAAAAAAAfQ/Tk2w3dw1SjU/CL2.jpg

Gambar di atas adalah gambar yang ada di cPanel user. Anda bisa melihat CPU Usage dan entry processes.

Jika semisal dari 1 CPU Anda mendapatkan maksimal resources 25%, yang itu berarti 100% CPU Usage Anda, maka jika ada 1 proses yang jalan, proses itu akan menggunakan 100%.

Bagaimana jika ada 4 proses yang jalan? maka masing-masing akan mendapatkan 25%. Dan itu artinya apa? semakin banyak proses, maka semakin lama juga semua proses itu akan selesai. Hasilnya => lemot.

Kesamaan shared hosting cloud linux dengan VPS

Dengan pembagian resources sesuai porsinya per akun, itu artinya ketika pembagiannya sudah memenuhi, maka tidak bisa membuat akun cpanel lagi, sehingga tidak bisa overselling. masih tetap dimungkinkan untuk melakukan overselling.

Analoginya seperti ini :

Ada sebuah roti. Dibagi-bagi untuk 8 orang. Berarti per orang mendapatkan 1/8. Tapi masing-masing user diperbolehkan menghabiskan hingga 1/2 jika orang yang lain tidak memakannya.

See ?

Sama halnya dengan VPS, jika resources / memori yang digunakan sudah habis terbagi, maka tidak bisa dibuat lagi. Tapi hal ini masih bisa diatur tergantung kebijakan dari hosternya, apakah memori per user dibatasi atau tetap equal shared.

Meskipun cloud linux dapat membatasi resources per user, tetapi kenyataannya memang cloudlinux masih bisa dioversell. Jadi resources per user itu adalah UP TO. Artinya kalau dikasi 12,5% misalnya, itu adalah UP TO 12,5%. x_x

Sehingga jika ada satu user yang sering mentok resourcesnya, lama-lama juga akan mempengaruhi server secara keseluruhan. Jadi hasil akhirnya bisa disuspend!

Real case

Shared hosting yang menggunakan cloud linux disebut shared hosting cloud linux (bedakan antara shared hosting cloud linux dengan cloud hosting, dua hal yang tidak sama). Dengan cloud linux, maka Anda akan menikmati shared hosting serasa VPS.

Website Kami MAN Sabdodadi Bantul sudah menggunakan cloud linux. Jika Anda mendapati akses ke blog ini rasanya lambat dari biasanya, itu bukan karena servernya yang lambat, tetapi mungkin karena resources untuk Website Kami MAN Sabdodadi Bantul sedang full 100%. Tunggu beberapa saat atau reload aja.

Terus bagaimana jika resourcesnya sudah sering mentok 100% ? Ya solusinya adalah upgrade ke VPS yang mantef tentunya.

Hosting pakai cloudlinux, tapi kok disuspend ?

Hmmm.. sudah bayar mahal-mahal untuk sewa hosting cloudlinux, eh masih disuspend. Kenapa ya ?

Hehehe. Begini gan, jika blog agan sudah sering mentok resourcesnya, lama-lama juga akan menghabiskan resources server lo. Akibatnya, akun agan juga akan disuspend.

Kalau mau nikmati VPS, ya sewa aja VPS yang XEN/KVM Lebih rasional gan.

Kesimpulan

Jadi, cloud linux adalah sebuah solusi yang memudahkan admin server karena tidak perlu kelabakan untuk mensuspend user yang menyebabkan overload. Dan untuk user, tidak perlu pening lagi akibat suspend tiba-tiba.

Tips untuk Anda dalam memilih layanan cloudhosting :

1. Lihat berapa resources yang Anda akan dapatkan.

Rata-rata 25% dari 1 CPU. Tapi ada juga yang cuma 10% 15%.

Pilihlah yang besar tentunya, tetapi harganya pun juga lebih mahal.

Besarnya resource CPU itu tergantung dari banyaknya core processor server.

2. Lihat berapa limit memorinya.

Memang memori besar tidak selalu dibutuhkan jika servernya menggunakan litespeed apalagi.

Tapi jika memang traffic web Anda besar, tentunya memorinya juga butuh besar.

Rata-rata layanan cloudhosting memberikan batas maksimum memori 1 Giga. Tapi ada juga yang hanya memberikan 384 Mb.

Haia. Tapi adakalanya diset 1 Giga per user, tapi limit ini tidak diaktifkan x_x

3. Lihat berapa limit prosesnya.

Ada yang memberikan limit prosesnya hanya 20, ada pula 25. Tergantung berapa banyak Anda menjalankan script. Untuk blog ini sendiri 50 aja sering mentok.

Proses ini misalnya ada 25 user secara bersamaan membuka blog, itu berarti ada 25 proses bersamaan.

Sumber : http://adabisnis.com/cloud-hosting-shared-hosting-rasa-vps/

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter