Tahun 2014, 1,4 Juta Guru Siap Laksanakan Kurikulum 2013

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

SEMARANG (KRjogja.com) - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2014 ini menargetkan 206.799 sekolah jenjang SD sampai SMA sederajat se-Indonesia bisa menerapkan Kurikulum 2013 pada proses belajar mengajar (PBM) mereka. Untuk itu tahun ini Kemendikbud akan

melatih 1.425.001 guru serta melibatkan 31.244.844 siswa.

Kepala Unit Implementasi Kurikulum Kemendikbud Tjipto Sumadi pada dialog pendidikan Implementasi Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional di Semarang Kamis (20/2/2014) menyatakan sejauh ini pelaksanaan atau implementasi Kurikulum 2013 sudah sesuai rencana dan pada track yang benar. Selain Tjipto Sumadi dialog yang dipimpin Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud Prof Ibnu Hamad ini menampilkan pula narasumber Staf Menteri Bidang Komunikasi dan Media, Sukemi MBAdan Sekretaris Dinas Pendidikan Propinsi Jateng Kartono MPd.

Bahkan untuk tingkat SD, Indonesia sudah setara dengan pelaksanaan kurikulum di negara maju seperti Jepang, Korsel, dan Hongkong. Dan Unesco bahkan menilai untuk SD implementasi Kurikulum 2013 lebih baik pelaksanaannya daripada tiga negara maju tersebut," ujar Tjipto.

Selain itu, ujar Tjipto, untuk pelatihan guru akan Kurikulum 2013, Kemendikbud tahun ini memperpendek jalur pelatihan mejadi lebih sederhana. Kalau tahun lalu ada 4 tahapan atau tingkat pelatihan yaitu Nara Sumber Instruktur Nasional Guru Inti Guru Sasaran. Di tahun ini guru inti ditiadakan sehingga tingkatannya Nara Sumber Instruktur Nssional Guru Sasaran.

Sementara itu Sukemi MBA menyatakan Kurikulum 2013 ingin menjadikan PBM lebih baik dan sesuai kebutuhan siswa serta menepis anggapan miring kalau kelas sebagai sekolah penjara. Kurikulum 2013 dilaksanakan dengan suasana yang lebih rilek dan santai tanpa mengurangi isi pembelajaran yang dilakukan pada PBM.

Sebetulnya sangat banyak sekolah swasta favorit yang sudah lama melaksanakan PBM dengan kurikulum mirip Kurikulum 2013. Bagi sekolah swasta terkemuka semacam itu, sangat tidak kesulitan menerapkan Kurikulum 2013. Kemendikbud justru akan minta sekolah swasta bagus untuk sharing pengetahuan dan pengalaman kepada sekolah-sekolah negeri maupun swasta yang belum bagus mutunya," ujar Sukemi.

Sementara itu pula Sekretaris Dinas Pendidikan Propinsi Jateng Kartono MPd menyatakan Jateng tahun 2014 ini siap melatih guru Kurikulum 2013 dan sekolah di Jateng secara bertahap siap melakukan implementasi Kurikulum 2013. Begitu juga Ujian Nasional (UN) propinsi ini siap menjalankan sesuai amanat UU serta garis yang ditetapkan Kemendikbud.

Memang tidak ada Ujian Nasional di tingkat SD tahun ini tetapi berupa Ujian Sekolah atau Ujian Madrasah. Namun soal ujian tersebut 25 % di antaranya adalah materi dari pemerintah pusat dengan tujuan untuk pemetaan dan pemerataan kualitas mutu pendidikan. Untuk tingkat SMP dan SMA sederajat Jateng siap melaksanakan UN tahun 2014 ini," tandas Kartono. (Sgi)


Sumber :

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter