Membuat PCB Murah

Popular
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

Gambar jalur rangkaian yang dicetak di kertas dengan menggunakan printer laser dapat dipindahkan ke media PCB. Cara kerja printer laser adalah memanasi bubuk tinta sehingga menempel di kertas. Setelah tinta menempel di kertas, tinta dipindah ke PCB dengan cara dipanasi juga. Oleh karena itu, yang bisa digunakan adalah hasil cetakan printer laser, dan bukan printer tinta cair.

Kertas yang digunakan bisa dengan kertas blueprint, atau kertas transfer, atau ada yang ide pakai kertas foto untuk printer, yang jelas idenya adalah memindahkan tinta printer laser ke PCB dengan cara dipanasi.

Dari beberapa kali percobaan, kertas yang pernah saya pakai adalah kertas transfer dan kertas foto. Tapi berhubung mahal, aku eksperimen dengan yang lain, yaitu kertas biasa dan kertas kalender (diprint di bagian belakang yang putih polos). Hasil untuk kertas kalender lumayan, yang kertas HVS kurang bagus, tapi lumayan untuk penghematan, dan menurutku bisa ditingkatkan jika mau lebih telaten.

Ada lagi cara yang bisa digunakan, yaitu mencetak gambar rangkaian di kertas biasa, kemudian dengan foto kopi, gambar itu disalin ke plastik transparansi/ OHP. Yang perlu dicatat, plastik ini khusus untuk foto kopi, sehingga relatif tahan panas. Berbeda dengan plastik mika yang digunakan pada penjilidan, plastik transparansi ini lebih tebal dan lebih tahan panas. Jadi, jangan sampai keliru memilih.

Yang perlu diperhatikan adalah, gambar yang dicetak harus dalam kondisi dibalik (mirror/ flip, ditukar kiri dan kanannya, bukan diputar/ rotate). Aplikasi Protel memiliki fasilitas untuk mencetak dengan tipe mirror.

Pemanasannya biasanya pakai setrika. Sudah aku coba, lebih bagus lagi kalau pakai solder blower. Ukuran panasnya, kalau memakai standar printer laser (suhu untuk melumerkan tinta), bisa dibaca di tempat printernya, sekitar 130 derajat C.

Permasalahan yang sering muncul:

  • Terlalu panas
    => lapisan tembaga PCB jadi rusak, PCB melengkung
  • Panas kurang merata
    => tinta printer laser jadi tidak semua menempel di PCB
    => kalau dengan blower jadi bisa lebih diratakan panasnya
  • Kertas bergeser
    => gambar jalur jadi rusak

Tips:

  • Potong PCB secukupnya
    Ukuran PCB kira-kira lebih besar dari ukuran gambar jalur di kertas
  • Kertas ditempel ke PCB
    Sisa kertas dilipat ke balik PCB dan direkatkan ke balik PCB (bagian yang tidak bertembaga) dengan isolasi kertas (kalau pakai kertas HVS pelipatannya tidak sekaku kertas lain)
  • Salah satu pojok gambar disetrika sedikit
    Pojok gambar disetrika hingga kertas menempel di PCB (supaya gambar tidak bergeser), baru kemudian ke bagian lain.
  • Pemanasan dengan setrika lebih baik dengan ditekan-tekan
    Intinya memanasi kertas yang terkena tinta, bukan dengan menggosok seperti menyetrika baju agar kertas tidak lengket dengan setrika dan bergeser dari PCB.
    Pemanasan dengan blower dapat lebih teliti lagi dengan mengikuti tiap jalur.

Setelah tinta menempel di PCB, pada dasarnya yang dibutuhkan adalah tinta tersebut dan kertas printout harus dihilangkan. Dengan menggunakan air, kertas ini jadi hancur (PCB dimasukkan ke air, digosok-gosok dengan tangan, atau media lain asal jangan merusak tinta). Hasilnya, PCB dengan gambar jalur dari tinta laser (warna hitam, atau agak putih karena sisa kertas). Perlu ditelusuri lagi jalurnya agar untuk menghilangkan sisa kertas, biasanya aku memakai jarum pentul untuk mengorek. Untuk perbaikan jalur yang belum kena tinta bisa mengunakan spidol permanen
(misalkan untuk OHP).

Melarutkan PCB yang telah bergambar jalur rangkaian, biasanya menggunakan larutan (FeCl3 (feri klorida)-bisa anda beli di toko elektronik) yang sebaiknya hangat (kalau terlalu panas kalau kena tubuh kan berbahaya) supaya mempercepat pelarutan, kalau perlu sambil digoyang-goyang. hati-hati jangan kena baju, soalnya sangat susah dihilangkan.

Setelah tembaga di PCB di luar jalur terlarut, sisa tinta laser harus dihilangkan. yang praktis mungkin pakai amplas halus atau abu gosok, tetapi menggerus jalur tembaga. Aku biasanya pakai tiner tinta sablon (mudah dicari di toko bahan sablon) kemudian dicuci pakai sabun colek.

Sekedar hasil pengalaman. Semoga bermanfaat.


Yang perlu dipersiapkan

  • Kertas tempat untuk mencetak
    (kertas blue print, kertas transfer, kertas foto, kertas kalender)
    Bisa juga kertas biasa, dengan catatan nantinya dipindah menggunakan foto kopi ke plastik
    transparansi
  • Printer laser
  • Aplikasi untuk mencetak
    Untuk file-file PCB, bisa menggunakan aplikasi CAD semacam Protel, jika gambar sudah dalam bentuk PDF atau berupa file gambar, maka gunakan aplikasi yang sesuai
  • PCB dengan ukuran sedikit lebih besar daripada gambar
  • Setrika dan solder blower
  • Isolasi kertas
    Untuk mengeratkan penempelan kertas pada PCB
  • Feri Klorida, atau sejenis
    Untuk melarutkan tembaga PCB yang tidak tertutup oleh tinta
  • Air
    Untuk menghilangkan kertas, setelah kertas dan tinta menempel pada PCB
  • Ampelas halus, abu gosok, atau pelarut/ tiner tinta sablon
    Untuk menghilangkan tinta pada PCB, setelah dilakukan pelarutan PCB
  • Sabun
    Untuk membersihkan sisa-sisa tiner. sabun colek mudah diperoleh dan mampu membersihkan
    dengan baik

Video-Video

Video Langkah2 Pembuat PCB

Melarutkan PCB

Setelah Menggambar PCB Polos dengan menggunakan Spidol Permanen maka langkah selanjutnya ada melarutkan PCB dengan FeCl3. Isi Bak dengan air 1/4 bak kecil. masukkan FeCl3 sebanyak 1/2 kantong plastik. goyang2 bak sehingga membentuk gelombang air selama 10 s/d 20 menit

 

 

 

LAST_UPDATED2

 

baner


 

 

Info Pengunjung






 
  hit counter